Category: Info Umum

Polyurethane Rod

10 Jul 21
sahlengineering
, , ,
No Comments

Polyurethane Rod is often used as a replacement for rubber components and provides an obvious upgrade over the traditional material. Polyurethane has a much improved resistance to wear and can out last other materials by as much as four times.

Advantages of Polyurethane Rod

Another advantage is the performance during load and compression, Polyurethane will out perform rubber which will often permanently deform much sooner resulting in the associated components, often vehicle suspension parts becoming loose and causing lack of control and often expensive damage. Another advantage is its resistance to ageing or perishing, rubber will often degrade over sometimes a short period of time and this can often be accelerated in UV exposure and the contact with oils and fuels. Polyurethane Rod is also much more resistant to cutting with sharp edges and is also much more impact resistant.

Applications of Polyurethane Rod

There are many and almost limitless applications for Polyurethane Rod. One application which has become popular is the replacement of car suspensions and ancillary components. This is because Polyurethane will withstand deformation, impact, UV and other aggressions such as oil and fuels much greater than traditional rubber components. Polyurethane Rod is also popular for wheels, pulleys and rollers which are used in many industries such as amusement rides, fishing industry and other similar manufacturing industry due to its high wear resistance, shock and impact abilities. Polyurethane Rod is also often used within the tool room environment to replace springs on press tools as an excellent rebound medium. Polyurethane Rod is also specified for bump stops and can often be found on the heads of “soft” hammers and “soft jaws” in vices to reduce damage to any mating materials.

History of Polyurethane Rod

Polyurethane was pioneered by a Mr Otto Bayer and colleagues around 1937 in Germany. They quickly realised that there were advantages over existing plastics and were able to patent what is now known as Polyurethane.

World War II held back development and during the 1960’s, manufacturing techniques improved and Polyurethane became more economical and began to replace existing lower performance materials. In the early part of the 21st century attention has been focused on the use of sustainable products to be used in the manufacture of Polyurethane, this is due to the unpredictable cost and supply of the petrochemical industry.

Properties of Polyurethane Rod

Polyurethane Rod is available in a large variety of hardness’ ranging from 10 Shore A which is softer than a pencil rubber to around 90 Shore D which is as hard as Nylon. Polyurethane Rod is also available in many colours which means that a customer can personalise their components or use a colour coding system to identify particular components at a glance.

Polyurethane Rod is also excellent for impact resistance also and its elastic properties. This varies as the Shore hardness increases but even the hardest grades outperform other similar materials and will resist cracking and any permanent deformation much more than traditional rubber.

Polyurethane Rod will also outperform materials such as rubber when it comes to higher and lower temperature resistance, Polyurethane will generally resist temperatures of around plus 100°C where rubber seems to degenerate at around plus 70°C.

Another important property that Polyurethane Rod has is its resistance to abrasion and cutting. It is quite exceptional in this area and Polyurethane is often specified within the glass and glazing industry as rollers and also within the aggregates industry where very abrasive products such as sand and gravel are employed.

Polyurethane Datasheet

PropertiesUnit 
Shore HardnessA95
100% ModulusMPa8.6
300% ModulusMPa16.7
Tensile StrengthMPA34.8
Elongation at break%610
Tear StrengthKN/M101.5
Comparison set%22
Abrasion loss%36
Resilience%37
Specific gravityg/cm31.23

Hal-hal Mendasar Mengenai Mesin Bubut

07 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

mesin bubut – Dunia industri sangat bergantung pada mesin sebagai sarana produksi yang mampu menghasilkan banyak produk dalam waktu yang tidak lama. Kebutuhan yang besar akan suatu barang menuntut industri untuk mengerahkan tenaga produksi pada mesin yang mampu menghasilkan banyak barang dalam waktu cepat.

Salah satu mesin yang digunakan dalam bidang ini adalah mesin bubut. Mesin ini digunakan untuk melakukan proses pemotongan benda dengan prinsip kerja berputar. Dibandingkan dengan mesin lainnya, mesin ini lebih banyak digunakan, terutama di pabrik-pabrik besar.

Mesin ini berkembang dengan berbagai jenis dan kemampuan bekerja. Perkembangan teknologi membawa mesin ini pada inovasi-inovasi yang terus diperbarui untuk memenuhi kebutuhan industri dan memudahkan pekerjaan manusia. Mulanya mesin bubut digunakan dengan prinsip kerja sederhana da dirancang dengan papan kayu. Selanjutnya, mesin ini didesain ulang dan diperbarui terus-menerus hingga bisa dioperasikan dengan menggunakan bantuan komputer.

Untuk mengoperasikan mesin bubut ini dapat dilakukan dua cara, tergantung pada jenis mesinnya. Dari cara pengoperasiannya, mesin ini terdiri atas mesin bubut konvensional atau manual dan mesin bubut otomatis. Mesin bubut yang dioperasikan dengan cara manual atau konvensional. Cara kerjanya membutuhkan tenaga manusia secara langsung. Sementara itu, mesin bubut otomatis juga sudah banyak digunakan, dan melakukan pemotongan benda secara otomatis. Dalam hal ini pengoperasiannya dilakukan dengan bantuan komputer.

Terdapat tool magazine yang akan meminimalisasi tenaga manusia dalam pengoperasiannya. Hal ini membuat pekerjaan lebih efisien dan lebih ringan dilakukan. Namun keterampilan dalam mengoperasikan program komputer yang tersinkronisasi dengan mesinnya menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh si operator mesin.

Pada dasarnya, mesin bubut berfungsi membentuk benda dengan cara diputar dalam kecepatan tertentu melalui proses pemakanan pahat. Hal ini juga menyebabkan mesin bubut mampu melakukan beberapa gerak, misalnya gerak berputar, melintang, dan memanjang. Gerakan-gerakan inilah yang nantinya dilakukan dalam proses pembubutan (meliputi pembubutan muka, rata, drilling, ulir, dan tirus), knurling, atau perluasan lubang.

Untuk menggunakannya, kita dapat melakukan beberapa tahapan. Hal mendasar yang harus kita lakukan sebelum mengoperasikan mesin bubut adalah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, misalnya kunci chuck, pahat bubut, dan lain sebagainya. Kita juga perlu memastikan bahwa terdapat aliran listrik yang akan membantu proses operasi mesin bubut. Sebelum menggunakannya, pastikan mesin dalam keadaan padam. Selanjutnya, pahat bubut yang berada di rumah pahat dipasang setinggi ujung senter.

Berikutnya benda kerja yang akan dibubut dipasang pada chuck, lalu bubut benda kerja sesuai bentuk dan spesifikasi yang diinginkan. Perlu kehati-hatian dalam melakukan proses ini agar diperoleh hasil benda yang sesuai keinginan dan keselamatan kerja tetap terjaga. Itulah beberapa hal yang bisa kita ketahui tentang mesin bubut.

Inilah Bagian Paling Penting Dari Mesin Bubut CNC

05 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin bubut cnc – Semua pasti setuju mengatakan bahwa mesin bubut CNC merupakan salah satu mesin bubut yang mempunyai tingkat kerumitan parts paling tinggi. Mesin milling CNC memang terkenal mempunyai banyak bagian penting yang saling terknoneksi satu sama lain,oleh karena itu mari kita mengenal sedikit bagian penting apa saja yang ada pada mesin bubut CNC yang sering kita lihat di lingkungan pabrik dan bengkel kerja para profesional.

Spindle Mesin

Ini merupakan salah satu bagian penting yang ada pada mesin bubut CNC, Spindle mempunyai peran sebagai pengatur putaran dan pergerakan cuter pada sumbu z. Spindle ini pada umumnya selalu di gerakan oleh mesin motor yang di lengkapi oleh belting / kopling. Sama seperti halnya meja pada mesin bubut, spindle juga bisa di gerakan oleh handle yang sama. Spindle ini memegang peranan penting dalam koneksinya pada arbor cutter dengan batuan udara bertekanan.

Magasin Tool

Dalam mengoperasikan Mesin bubut cnc tentunya kita membutuhkan banyak sekali jenis Cutter yang di gunakan, dalam melakukan pertukarang jenis cutter tersebut tentunya kita juga memerlukan sebuah tempat khusus untuk menyimpan cutter tersebut, nah magasin tool inilah yang mempunyai peran sebagai tempat penyimpanan cutter tersebut.  Magasin tool biasanya memiliki banyak slot untuk banyak sekali jenis tool, biasanya antara 8-24 slot, sangat tergantung pada jenis mesin cnc yang di gunakan

Monitor

Monitor pada mesin cnc biasanya di gunakan untuk memantau aktivitas yang di lakukan oleh mesin bubut, mulai dari parameter penggunaan mesin, posisi koordinat benda, error, dll.

Panel Control

Tak kalah penting dengan fungsi sebuah monitor, panel control tentunya memiliki peran yang paling vital yakni sebagia pusat pengoperasian dan pengontrolan kerja dari sebuah mesin bubut. Panel control mempunyai peran sebagai pusat pemberi perintah khusus pada mesin seperti memutar Spindle, menggerakan meja, mengubah setting,dll. Pada panel control inilah seorang operator Mesin bubut cnc di uji kemampuannya, karena apabila salah dalam memasukan program CNC kedalam PC, maka bisa di pastikan kacaulah pekerjaannya

Coolant Hose

Coolant hose mempunyai peran penting yakni sebagai salah satu sistem pendingin untuk cutter, karena pada saat pemotongan benda kerja di lakukan dengan cutter, pastinya gerak gesek dan potong pada cutter membuat kondisinya menjadi panas dan memuai, oleh karenanya perlu adanya sistem pendingin dengan konsep air coolant dan udara bertekanan tinggi melalui selang yang di pasang pada blok spindle

Teknik Pemotongan Pada Mesin Milling

04 Apr 21
sahlengineering

No Comments

Mesin milling merupakan salah satu mesin pemotong yang paling terkenal dalam industri manufaktur dan pabrikasi, mesin milling sendiri mempunyai beberapa bagian penting yang dapat menyokong kinerjanya dalam urusan potong memotong..salah satunya adalah Cutter. Cutter pada mesin milling sendiri biasanya terbuat dari bahan carbide Tripped, gigi cuter sendiri mempunyai beberapa bentuk yang berbeda, ada yang mempunyai bentuk lurus ataupun menyudut. Dalam dunia manufaktur dan pabrikasi, cutter yang yang di gunakan pada mesin milling terdiri dari beberapa tipe seperti :

  1. Plain Mill Cutter: biasan di gunakan untuk memotong permukaan datar / horizontal
  2. Shell End Mill Cutter: Cutter yang di gunakan untuk jenis pemotongan ini bisa dibilang mempunya panjang yang lebih besar dari diameternya.
  3. Face Mill Cutter: Pisau cutter ini bisa dibilang mempunyai ukuran yang pendek dan mempunyai sisi potong pada bagian yang melingkar dan bagian sisi muka. Keunggulan pisau cutter ini adalah kemudahan dalam pergantian sisi potonganya

Untuk urusan teknik pemotongan sendiri di golongkan dalam 2 metode yakni :

  • Climb Mill

Pemotongan dimana putaran cutter searah dengan benda kerja, gaya potong ini sendiri menyebabkan benda kerja tertarik kedalam cutter sehingga faktor kerusakan pahat menjadi lebih besar. Hanyalah mesin tertentu yang memiliki alat pengukur kerenggangan berteknologi tinggi yang di halalkan menggunakan metode potong Climb Mill

  • Conventional Milling

Pemotongan jenis ini lebih menitikberatkan putaran cutter berlawanan arah dengan gerakan benda kerja, sehingga pemotongan ini bisa di menggunakan beragam jenis Mesin milling.

Alat dan bahan untuk melakukan pekerjaan milling sendiri di bagi atas beberapa jenis seperti :

  1. Milling machine (mesin frais)
  2. Jangka sorong / kaliper
  3. Pahat alas
  4. Kuas
  5. Coolant (pendingin)
  6. Palu plastik
  7. Stopwatch
  8. Mistar siku
  9. Kikir
  10. Kunci tanggem

Mesin milling sendiri merupakan salah satu jenis mesin bubut yang bisa dibilang sangat sukar penggunaannya, perlu operator khusus dengan teknik dan jam terbang tinggi untuk melakukan produksi dengan mesin ini. Harga sebuah mesin milling sendiri bisa dibandrol mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, kesemuanya itu sangat tergantung pada spesifikasi yang di tanamkan dan jenisnya.

Ini dia Tools Pelengkap untuk Mesin Milling

03 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin milling – Dalam melakukan pekerjaan potong memotong benda berat tentunya anda harus menggunakan mesin milling sebagai salah satu sarat utama untuk mempermudah pekerjaan anda. Mesin milling sendiri memang di percaya mempunyai kemampuan paling baik untuk urusan pem Fraisan benda kerja, karena memang mesin milling memiliki karakteristik cutter / pemotong yang beragam dan cukup lengkap. Namun tahukah anda di balik pengoperasian mesin milling yang terkenal ribet ini anda masih membutuhkan beberapa tools pelengkap tambahan, tentunya hal ini akan semakin membantu anda dalam melakukan jenis pekerjaan pemotongan yang rapih, cepat dan akurat. Dan inilah beberapa jenis alat bantu mesin milling yang bisa anda gunakan :

Ragum : benda kerja ini biasanya di gunakan untk menjepit benda kerja lain yang ingin anda potong,biasanya di gunakan untuk mengefrais benda bidang datar saja. Ragum sendiri dapat di golongankan kedalam 3 bagian seperti : Ragum Catok, Ragum Putar, dan Ragum Universal

Kepala Pembagi : adalah peralatan mesin frais yang di gunakan untuk membentuk segi yang beraturan pada poros bidang yang panjang. Perlatan ini biasanya selalu di lengkapi dengan plat pembagi

Kepala Lepas : Alat ini mempunyai peran untuk menyangga benda kerja yang di kerjakan dengan diving head, sehingga waktu di sayat benda kerja tidak terangkat atau tertekan ke bawah

Rotary Table : biasa di gunakan untuk membagi segi beraturan, misal kepala baut. Rotary table biasanya juga bisa di gunakan untuk membagi jarak-jarak lubang yang berpusat pada satu titik,

Adaptor : bagian ini adalah tempat dudukan cuter sebelum di masukan ke bagian sarung tirus sumbu utama.

oke itulah beberapa tools pelengkap dari Mesin milling yang harus anda miliki, semoga berguna!

Mesin Bubut CNC, Mesin Pekerja Yang Canggih!

02 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin bubut CNC merupakan salah satu mesin pekerja canggiih dalam industri manufaktur modern sekarang ini, Mesin bubut CNC sendiri di kontrol dan di otaki oleh sebuah chip komputer pada perangkat kerasnya. Mesin CNC sendiri di bagi dalam beberapa jenis seperti TU (Training Unit),PU (Production Unit) dan P2 serta P3 yang sering di gunakan dalam pengerjaan pembuatan perkakas.

Nah dalam kenyataanya saat ini mesin bubut CNC paling banyak di gunakan dalam industri manufaktur adalah yang bertipe PU, mesin dengan tipe ini biasanya di gunakan dalam bidang industri Suku Cadang, Peralatan Mesin, Perkakas, Alat Perbengkelan, Logam, dll. Mesin bubut CNC sendiri terdiri atas beberapa bagian seperti :

  • Tombol Saklar On, Off, Emergency, Stop,Feeding
  • Tombol Saklar Manual on/of, lubrication,tollturretmrestmcycle,start, dan feedhold
  • Tombol Saklar Manual x,z,man Jog
  • Instrumen monitor
  • Tombol Huruf,Angka,Enter,Storenext,rev,Block,Prog,Shift,dll
  • Tombol operasional seperti : Automatic,edit,exe,manual,
  • Port Casset
  • Monitor / LCD

Bisa dilihat dari beberapa bagian di atas bahwa Mesin bubut CNC memang sengaja di ciptakan untuk di operasikan via komputer, jadi seseorang yang ingin mengoperasikan mesin ini haruslah mempunyai keterampilan dasar cara menggunakan komputer. Nah untuk komponen NC nya sendiri terdiri atas beberapa bagian seperti :

  • Ballscrew
  • Motor Stepper / Servo
  • Breakoutboard
  • PC / Chip
  • Power Supply
  • CNC Rail

Setiap komponen yang di gunakan dalam Mesin bubut CNC memegang peranan penting dalam setiap pengoperasiannya, karena sifatnya yang serba otomatis maka sebelum pengerjaan ada baiknya seorang operator mengerti dengan baik akan hal apa yang harus ia lakukan. Menggunakan mesin bubut CNC tentunya sangat berbeda dengan menggunakan mesin bubut konvensional biasa. Dengan mesin CNC seorang operator di wajibkan mengerti dasar dari sebuah program kerja, karena bermula dari sinilah suatu mesin bubut CNC dapat melakukan pekerjaannya dengan sempurna.

Mesin bubut CNC sendiri di bandrol dengan harga yang sangat mahal di pasaran, mahfum saja karena mesin bubut CNC memang di peruntukan bagi mereka yang bergerak di bidang industri manufaktur perangkat keras. Untuk sebuah mesin CNC dengan spesifikasi dan mode standar saja, anda harus merogoh kocek 150 -300juta rupiah, itupun belum seberapa jika anda harus membeli parts pelengkap lain yang anda butuhkan. Yang jelas untuk mendapatkan sebuah mesin CNC dengan kualitas baik anda harus menyediakan dana yang tidak sedikit

Mengenal Jenis Mesin Bubut, Si Bongsor “Pekerja Keras”

01 Apr 21
sahlengineering

No Comments

Mungkin hampir setiap orang yang berkecimpung di bidang manufaktur industri pekerjaan berat pernah mendengar dan melihat mesin ini, ya adalah Mesin bubut yang menjadi salah satu “primadona” mesin manufaktur yang paling sering di gunakan. Mesin bubut sejatinya adalah mesin penyayat dan pemotong benda kerja, konsepnya sendiri sangat sederhana yakni membubut benda kerja dengan teori puntir / benda kerja yang berputar dengan gesekan pahat. Membubut sendiri ada tekniknya, tiga parameter utama yang sering di gunakan untuk pengerjaan membubut, yakni Kecepatan Putar Spindel,Gerak Makan (Feed) dan kedalaman potongan / sayatan.

Di antara 3 parameter tersebut ada faktor penting yang menjadikan kegiatan membubut ini menjadi salah satu pekerjaan yang khusus, yakni faktor operator / yang menggunakan mesin bubut. Bisa dibilang operator mesin memegang peranan penting untuk membuat mesin bubut bekerja dengan maksimal dan efisien. Menggunakan mesin bubut sendiri tidak bisa sembarangan, banyak mesin bubut di jual di pasaran dengan spesifikasi dan rupa yang bermacam-macam. Ketika anda memiliki sebuah mesin bubut makan anda perlu mempertimbangkan kapasitas kerja mesin yang meliputi diameter benda kerja hingga panjang benda kerja yang biasa di bubut. Beberapa jenis mesin bubut yang di jual di pasaran pada umumnya terdiri dari satu pahat hingga ke jenis Mesin Bubut CNC. Sekali lagi dalam menentukan mesin bubut yang optimal anda harus paham betul akan besaran diameter benda kerja yang anda ingin garap.

Oke berikut ini beberapa jenis mesin bubut yang di jual di pasaran :

Mesin Frais Pengebor

Frais Pengebor biasanya di gunakan untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi, karena mesin ini mempunyai tingkat kekakuan yang sangat kompleks dengan desain yang sangat sederhana

Mesin Ulir Otomatis

Ciri utama dari penemuan mesin ini adalah memberikan gerak pengendalian untuk mesin bubut sedemikian sehingga pahat dapat dihantarkan kepada benda kerja dengan kecepatan yang diinginkan, dimundurkan, dan diarahkan kepada kedudukan berikutnya.

Mesin Bubut Otomatis

Sesuai dengan namanya, mesin bubut ini bisa di operasikan secara otomatis. Sehingga keuntungannya sangat sedikit pengawasan yang di lakukan oleh operator

Mesin Bubut Turet

Merupakan salah satu mesin bubut khusus untuk produksi benda kerja tingkat tinggi, butuh keterampilan tinggi untuk mengoperasikan mesin ini di karenakan karakteristiknya yang sangat konvensional

Pembubut Bangku

Mesin ini mempunyai kapasitas putaran maksimum hingga 250mm pada plat, benda kerja yang di olah biasanya berukuran kecil

Pembubut Ruang perkakas

Sesuai namanya, pembubut ini khusus di buat untuk menciptakan berbagai jenis peralatan rumah dan perkakas berat

Pembubut Mesin

Pembubut ini mempunyai kelebihan untuk mengendalikan spidel dan mampu menyangga hantaran dari pahat pemotong

Pembubut Kecepatan

Merupakan salah satu pembubut sederhana yang teridir dari bangku, kepala tetap, ekor tetap dan peluncur yang bisa di setel untuk memahat

Selain mesin bubut normal, sebenarnya ada satu mesin lagi yang masih termasuk golongan mesin bubut tetapi mempunyai fungsi yang berbeda, yakni Mesin Milling

Tips on Buying Pre-Owned Equipment

07 Feb 21
sahlengineering
, ,
No Comments

Here are some tips on buying pre-owned equipment.

Know Who You Are Buying From

  1. Is the business you are talking to well known in the area and industry and do they maintain a good reputation
  2. What organizations is the business a part of
  3. Is the business a Stocking Dealer, Broker or if they are an Online Service are they a listing service or do they know the business
  4. Does the business provide references
  5. Talk to other shops in the area where the business is located, we are in a business where everyone really does know just about everyone, it’s not hard to find information

Inspection of Equipment (Always inspect machines under power)

  1. Either yourself or…..For out of state or long distance purchases we always recommend finding a reputable local technician in the are to inspect the machine for you…this can be fairly inexpensive and very beneficial, in most cases a technician will find things you or I could potentially miss. Be sure and talk to the technician before they go in and tell them what you want to look for and always ask for a detailed report and pictures are always a good idea.
  2. We DO NOT recommend buying a machine with an inspection, however, for you brave souls out there:
  • Get Pictures but also ask for a video of the machine running
  • Make sure you get a return privilege
  • And make absolutely sure you know who you are sending your money to

Trucking & Rigging

a. Ask the dealer or seller you are working with to assist you in getting you a trucking and/or rigging rate – these people work with truckers and riggers all of the time and can usually get you the best rate, however, if you feel the rate is high get a second opinion

b. Although you may be paying for these services ask the dealer you are working with to assist in coordinating the trucking and rigging of your machine, this can actually save you a lot of time and headaches

Return Privilege:

a. Leasing – If you are buying your machines using a lease purchase…Remember pre-owned equipment is paid for prior to shipment and when leasing once you sign the acceptance you may have a return privilege with the seller but make sure you are not committed to the lease company if you return the machine

b. Standard MDNA (Machinery Dealer National Association) Return Privilege States: I need to get this information!!!!!!!

First Time CNC Buyers:

a. As a business owner myself I know the cost of start up, running a business and Cash is absolutely king, so we always recommend to our start-up business and 1st time CNC Buyers, to try and get in as inexpensively as you can to start…learn your likes and dislikes, be sure and buy a quality name brand so that it will hold its’ value for trade in later, or if you have to get out of it you can.

Want to Sell a Machine

a. Think Trade In it could save you on your P&L Statement’s Net Income – talk to your accountant to find out the best benefits for you when selling your equipment.

Kelebihan Mesin Bubut di Industri Engineering

30 Dec 20
sahlengineering
,
No Comments

Apasajakah Manfaat Menggunakan Mesin Bubut?

Alat mesin bubut membentuk suatu benda dengan cara memotong, mengampelas, mengebor atau membentuk dengan alat dengan cara memutar benda tersebut pada porosnya. Umumnya mesin bubut digunakan untuk memberi bentuk pada benda kerja dan memiliki banyak bagian.

Sebagian besar adalah tuas servis pengumpan, level gigi belakang, head stock, pelat muka, tiang pahat, sandaran majemuk, sadel, kenop kopling, dan tuas setengah mur. Setiap bagian dari mesin sangat penting dan menjalankan fungsi yang sangat rumit.

Orang yang mengoperasikan mesin disebut pembalik. Ini sepenuhnya tergantung pada turner berpengalaman untuk melakukan pekerjaan hebat yang menuntut tingkat perhatian yang besar.

Ada berbagai jenis mesin bubut yang digunakan untuk pengerjaan kayu, pengerjaan logam, pengerjaan kaca, pemintalan logam, pembubutan hias, pembentuk, putar & pembuatan jam. Setiap jenis mesin bubut digunakan untuk fungsi tertentu. Misalnya, bengkel baja menggunakan mesin bubut logam & bengkel pertukangan menggunakan mesin kayu.

Mesin bubut dapat digunakan untuk membentuk objek yang berbeda. Selain itu, batang bundar yang kokoh dapat dibentuk menjadi baut dengan membuat benang khusus. Ini dapat digunakan untuk pengeboran yang rumit di mana sulit di mesin bor umum dan dapat mengebor pada sudut tertentu dengan mengatur derajat.

Boring merupakan salah satu fungsi mesin bubut yang digunakan untuk membuat lubang pada suatu benda. Dapat memotong 6 inci lubang dengan mudah dengan menggunakan alat tajam. Ada dua jenis alat yang banyak digunakan untuk memotong material padat seperti M.S. alat potong & alat potong berlian. Kedua jenis alat ini digunakan untuk menyempurnakan objek.

Benda bubut yang digunakan untuk mengasah merupakan paduan yang dibentuk dengan menambahkan beberapa bahan untuk mengeraskannya. Konsep bubut telah terbentuk sejak tahun 1300 (SM) hingga saat ini.

Selama ini telah berkembang untuk fungsi yang berbeda terutama dalam pekerjaan mekanik, pekerjaan pertukangan, pekerjaan kaca dan fabrikasi baja dimana kontribusinya sangat penting.

Pak Iswandi adalah seorang ahli dalam fabrikasi baja dan bekerja di perusahaan Sahl Engineering di Cikarang yang sangat sukses. Ia juga telah berkonsultasi dengan ribuan klien sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan mereka untuk industri ini.

WhatsApp Kami