Tag Archives: Bagian dies mesin industri

Bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui

Bagian Dies Mesin Industri yang Harus Anda Ketahui

07 Nov 17
sahlengineering
,
No Comments

Apa sajakah bagian – bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui? Apakah Anda juga sedang mencari bengkel mesin industri di Bekasi? Sahl Engineering Indonesia menyediakan berbagai perkakas mesin terlengkap, salah satunya dies. Dies sendiri merupakan alat pendukung proses stamping. Bila didefinisikan, dies adalah cetakan yang digerakkan mesin press untuk menekan atau mengepress material penghasil barang tertentu. Cara kerja dies, yaitu memotong plat lembaran sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Material yang biasanya digunakan adalah special alloy stell.

Bagian Dies Mesin Industri yang Harus Anda Ketahui

Berikut ini Bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui untuk mempermudah proses pengoperasiannya:

Upper Plate

Upper plate merupakan bagian teratas dari dies yang memegang dan menyangga beberapa komponen, seperti punch, punch holder, backing plate, stripper dan guide bush. Upper plate berguna sebagai tempat mengatur atau setting dengan ram sebuah mesin press. Bagian ini dibuat dari baja lunak karena mempertimbagkan fungsinya yang bukan sebagai pembentuk atau pemotong. Umumnya, bahan yang dipakai ialah SS 41 (JIS) dengan kandungan karbon 0,2%.

Punch

Punch ialah pisau pemotong yang berada di bagian atas (pada jenis proses cutting) atau cetakan atas (pada jenis proses forming). Punch yang berukuran besar dibaut pada punch holder, sedangkan yang kecil cukup ditanam dengan suaian sesak pada punch holder supaya tidak goyang saat dies dijalankan.

Punch Holder

Punch holder berguna sebagai pemegang punch, baik pada proses cutting maupun forming. Pada proses cutting, punch yang berukuran kecil ditanam pada punch holder karena difungsikan sebagai pengikat atau penahan.

Stripper

Stripper berfungsi sebagai penjepit atau penahan material plat supaya tidak bergerak saat punch menyentuhnya dan dies dalam keadaan berjalan. Biasanya stripper dipakai pada proses cutting, tapi ada pula yang menggunakannya untuk beberapa proses forming. Konstruksi stripper sendiri ialah plat dengan ketebalan tertentu yang di bagian atasnya dipasangi spring. Supaya pergerakan spring tersebut tidak melenceng, maka stripper harus diikat pada upper dies dengan stripper bolt.

Lower Plate

Lawan dari upper plate, lower plate adalah bagian terbawah dari sebuah dies, dimana semua komponen seperti guide pin, die, pad dan lainnya dipegang serta diikat. Lower plate berfungsi sebagai tempat setting dengan meja mesin press atau bolster. Karena dari segi fungsinya tidak membutuhkan banyak kekuatan, material baja lunak juga dipilih untuk membuat lower plate.

Backing Plate

Backing plate berfungsi untuk menahan tekanan punch yang bekerja memotong material. Sebab, aksi tersebut menimbulkan reaksi pada ujung punch yang lain. Tempatkan backing plate di antara upper plate dan punch holder supaya tidak melubangi bagian teratas dies. Backing plate ini tidak selalu ada di konstruksi dies, tapi tergantung pada prosesnya.

Die

Die memiliki fungsi yang sama dengan punch, tapi letaknya di bawah. Karena fungsinya sebagai pemotong atau pembentuk, die harus dibuat dengan material yang kuat serta keras.

Pad

Pad (lifter atau ejector) bentuknya sama dengan stripper, tapi berfungsi sebagai pendorong atau pengangkat material. Jadi, pad berguna untuk memudahkan operator dalam mengambil material hasil proses. Mungkin bila tidak ada pad, material tersebut akan menempel pada die.

Guide Post

Guide post adalah bagian yang sangat penting pada dies, sebab fungsinya sebagai penepat antara upper dan lower dies. Dengan adanya guide post, posisi antara die dan punch bisa terjamin saat dies dijalankan. Pada konstruksi dies, minimal harus ada dua set guide post.

Shank

Shank merupakan bagian dies yang terpasang pada upper plate. Fungsi shank adalah untuk menempatkan dies di posisi center dari ram mesin press. Pada beberapa jenis mesin press, khususnya yang memiliki kapasitas kecil, shank berfungsi sebagai pengikat dan pengencang upper dies. Sementara pada dies berukuran besar, shank jarang dipakai karena proses pengikatan menggunakan sistem clamping.

Demikianlah bagian- bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui. Dan tujuan pembuatan dies pada alat stamping adalah untuk menghasilkan komponen secara massal, dengan bentuk dan ukuran yang sama dalam waktu relatif singkat. Jadi, dengan mengetahui bagian-bagiannya, diharapkan Anda bisa menggunakan dies dengan baik setelah memesannya dari Bengkel Bubut Jababeka? Sahl Engineering Indonesia.