Tag: Kontraktor maintenance mesin

Industrial Automation dan Programming Logic Control

Mengenal Apa Itu Industrial Automation dan Programming Logic Control (PLC)

14 Nov 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Melalui artikel ini kami mengajak Anda untuk mengenal Apa Itu Industrial automation & Programming Logic Control (PLC). Ulasan kali ini akan membahas tentang apa itu Industrial automation dan Programming Logic Control (PLC). Informasi seperti ini tentunya sangat berharga untuk Anda yang bergerak dalam bidang industri, terutama jika Anda hendak menggunakan bengkel bubut Jabbenka. Apa itu bengkel bubut Jababeka? Sahl Engineering Indonesia, ini adalah salah satu penyedia jasa Industrial automation dan Programming Logic Control (PLC).

Read More…

Hidrolik Tercanggih dengan Pelayanan Terbaik di Indonesia

10 Nov 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Tulisan ini adalah informasi seputar bengkel industri hidrolik tercanggih dengan pelayanan terbaik di Indonesia. Hidrolik kini menjadi peralatan yang menggunakan konsep tekanan untuk dialirkan ke salah satu silinder yang akan diteruskan ke silinder lainnya.

Read More…

Bagian Dies Mesin Industri yang Harus Anda Ketahui

07 Nov 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Apa sajakah bagian – bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui? Apakah Anda juga sedang mencari bengkel mesin industri di Bekasi? Sahl Engineering Indonesia menyediakan berbagai perkakas mesin terlengkap, salah satunya dies. Dies sendiri merupakan alat pendukung proses stamping. Bila didefinisikan, dies adalah cetakan yang digerakkan mesin press untuk menekan atau mengepress material penghasil barang tertentu. Cara kerja dies, yaitu memotong plat lembaran sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Material yang biasanya digunakan adalah special alloy stell.

Bagian Dies Mesin Industri yang Harus Anda Ketahui

Berikut ini Bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui untuk mempermudah proses pengoperasiannya:

Upper Plate

Upper plate merupakan bagian teratas dari dies yang memegang dan menyangga beberapa komponen, seperti punch, punch holder, backing plate, stripper dan guide bush. Upper plate berguna sebagai tempat mengatur atau setting dengan ram sebuah mesin press. Bagian ini dibuat dari baja lunak karena mempertimbagkan fungsinya yang bukan sebagai pembentuk atau pemotong. Umumnya, bahan yang dipakai ialah SS 41 (JIS) dengan kandungan karbon 0,2%.

Punch

Punch ialah pisau pemotong yang berada di bagian atas (pada jenis proses cutting) atau cetakan atas (pada jenis proses forming). Punch yang berukuran besar dibaut pada punch holder, sedangkan yang kecil cukup ditanam dengan suaian sesak pada punch holder supaya tidak goyang saat dies dijalankan.

Punch Holder

Punch holder berguna sebagai pemegang punch, baik pada proses cutting maupun forming. Pada proses cutting, punch yang berukuran kecil ditanam pada punch holder karena difungsikan sebagai pengikat atau penahan.

Stripper

Stripper berfungsi sebagai penjepit atau penahan material plat supaya tidak bergerak saat punch menyentuhnya dan dies dalam keadaan berjalan. Biasanya stripper dipakai pada proses cutting, tapi ada pula yang menggunakannya untuk beberapa proses forming. Konstruksi stripper sendiri ialah plat dengan ketebalan tertentu yang di bagian atasnya dipasangi spring. Supaya pergerakan spring tersebut tidak melenceng, maka stripper harus diikat pada upper dies dengan stripper bolt.

Lower Plate

Lawan dari upper plate, lower plate adalah bagian terbawah dari sebuah dies, dimana semua komponen seperti guide pin, die, pad dan lainnya dipegang serta diikat. Lower plate berfungsi sebagai tempat setting dengan meja mesin press atau bolster. Karena dari segi fungsinya tidak membutuhkan banyak kekuatan, material baja lunak juga dipilih untuk membuat lower plate.

Backing Plate

Backing plate berfungsi untuk menahan tekanan punch yang bekerja memotong material. Sebab, aksi tersebut menimbulkan reaksi pada ujung punch yang lain. Tempatkan backing plate di antara upper plate dan punch holder supaya tidak melubangi bagian teratas dies. Backing plate ini tidak selalu ada di konstruksi dies, tapi tergantung pada prosesnya.

Die

Die memiliki fungsi yang sama dengan punch, tapi letaknya di bawah. Karena fungsinya sebagai pemotong atau pembentuk, die harus dibuat dengan material yang kuat serta keras.

Pad

Pad (lifter atau ejector) bentuknya sama dengan stripper, tapi berfungsi sebagai pendorong atau pengangkat material. Jadi, pad berguna untuk memudahkan operator dalam mengambil material hasil proses. Mungkin bila tidak ada pad, material tersebut akan menempel pada die.

Guide Post

Guide post adalah bagian yang sangat penting pada dies, sebab fungsinya sebagai penepat antara upper dan lower dies. Dengan adanya guide post, posisi antara die dan punch bisa terjamin saat dies dijalankan. Pada konstruksi dies, minimal harus ada dua set guide post.

Shank

Shank merupakan bagian dies yang terpasang pada upper plate. Fungsi shank adalah untuk menempatkan dies di posisi center dari ram mesin press. Pada beberapa jenis mesin press, khususnya yang memiliki kapasitas kecil, shank berfungsi sebagai pengikat dan pengencang upper dies. Sementara pada dies berukuran besar, shank jarang dipakai karena proses pengikatan menggunakan sistem clamping.

Demikianlah bagian- bagian dies mesin industri yang harus Anda ketahui. Dan tujuan pembuatan dies pada alat stamping adalah untuk menghasilkan komponen secara massal, dengan bentuk dan ukuran yang sama dalam waktu relatif singkat. Jadi, dengan mengetahui bagian-bagiannya, diharapkan Anda bisa menggunakan dies dengan baik setelah memesannya dari Bengkel Bubut Jababeka? Sahl Engineering Indonesia.

Tips Membeli Komponen Mesin Industri

06 Nov 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Mau belanja komponen mesin buat pabrik Anda? Bagaimana tips membeli komponen mesin industri? Anda sedang mencari Bengkel bubut Jababeka? Sahl Engineering Indonesia jawabannya – Mesin industri sangat penting bagi keberlangsungan suatu usaha produksi.

Read More…

Cara Mengurangi Risiko Kecelakaan Saat Menggunakan Lori

01 Nov 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Anda pasti tahu roli atau trolley yang digunakan untuk mengangkut barang di lingkungan pabrik bukan? Menggunakan lori /  trolley dengan cara yang salah bukan hanya kerja tidak efisien, tapi juga bisa menyebabkan kecelakanaan kerja. Nah bagaimana cara mengurangi risiko kecelakaan saat menggunakan lori?

Bengkel bubut Jababeka? Sahl Engineering Indonesia adalah bengkel serba bisa yang mampu membuat berbagai macam mesin dan juga komponen-komponennya seperti shaft, gear, platform machine. Sahl Engineering Indonesia juga mampu membuat lori berkapasitas hingga 20 ton.

Read More…

Sekilas Mengetahui Prosedur Perancangan Shaft

31 Oct 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Artikelini adalah tentang sekilas mengetahui prosedur perancangan shaft. Bingung dimana bengkel bubut Jababeka? Sahl Engineering Indonesia merupakan bengkel bubut terbaik yang berlokasi di Cikarang. Perusahaan ini bergerak di bidang pembuatan berbagai macam komponen mesin industri seperti gear, platform machine, lori berkapasitas hingga 20 ton, lifter unit, dan lain sebagainya. Salah satu komponen mesin yang juga dimanufaktur oleh perusahaan ini adalah shaft.

Read More…

Mengenal Komponen dan Rangkaian Sistem Hidrolik

28 Oct 17
sahlengineering
, ,
No Comments

Yuk kita mengenal komponen dan rangkaian sistem hidrolik. Sebagai suatu sistem yang berfungsi sebagai penggerak “garpu” dengan menggunakan tenaga fluida liquid dalam mengerjakan suatu pekerjaan, kini sistem hidrolik memiliki banyak manfaat.

Komponen dan Rangkaian Sistem Hidrolik

Pada mesin hidrolik dapat melakukan pekerjaan tertentu dengan cara mensupply fluida hidrolik yang bertekanan ke suatu silider hidrolik.

Hasil dari mesin ini merupakan gerakan berputar yang bisa digunakan untuk memutar beban berat seperti rantai dan katrol. Gerakan dapat berupa maju mundur yang sering diaplikasikan pada gerbang air, alat-alat berat, hingga ke katup untuk ukuran besar. Sistem hidrolik terdiri dari terdiri atas 3 komponen utama.

1. Unit Penggerak

Komponen pertama dari komponen dan rangkaian sistem hidrolik ini memiliki fungsi sebagai pengubah tenaga fluida menjadi tenaga mekanik hidroik actuator. Perubahan tenaga ini kemudian dapat dibedakan menjadi dua macam:

  • Penggerak putar, pada motor hidrolik dan rotary actuator.
  • Penggerak lurus, yang terdapat pada silinder hidrolik

2. Unit Tenaga

Unit tenaga mampu memperoleh sumber tenaga dari minyak hidrolik. Sistem ini terdiri dari 3 komponen:

  • Tangki hidrolik sebagai penampung cairan hidrolik
  • Penggerak mula seperti pada motor bakar
  • Pompa hidrolik yang menjadi putaran pada sebuah poros penggerak saat hendak memutar pompa

3. Unit Pengatur

Unit pengatur berfungsi sebagai pengontrol gerak sistem hidrolik yang dapat diwujudkan pada beberapa bentuk. Bentuk katup pengarah, saat menerima perintah dari luar katup ini dapat mengarahkan sistem secara otomatis untuk berhenti dan mengarahkan fluida melalui katup. Dari katup ini ternyata terbagi lagi menjadi beberapa komponennya yaitu:

  • Check Valve, karena katup ini hanya mampu berperan satu arah saja maka fungsinya dapat menjadi pengarah aliran sekaligus pengontrol tekanan.
  • Katup pengatur tekanan, ternyata katup pengatur tekanan ini harus diatur untuk memaksimalkan fungsinya seperti sebagai pembatas untuk tekanan operasional yang ada dalam sistem hidrolik, sehingga kinerja hidrolik dapat bergerak secara berurutan, serta agar memperkecil aliran yang terjadi melalui suatu tekanan. Pada bagian ini terbagi lagi menjadi sequence valve, relief valve, dan pressure reducing valve.
  • Pilot operated check valve, pada bagian katup pengarah ini di desain agar cairan hidrolik mampu mengalir dengan baik pada satu arah dan dapat menutup arah lawannya.
  • Flow control valve yang dibuat agar volume aliran dapat diatur akan kecepatan gerak actuatornya. Fungsi lainnya dari katup ini agar daya yang biasa bekerja pada sistem dapat dibatasi, untuk gerakan piston dapat dibatasi seberapa maksimum bisa diaplikasikan, dan sebagai penyeimbang aliran yang mungkin mengalir menuju cabang rangkaian.

Sebagai bagian dari komponen dan rangkaian sistem hidrolik, Unit pengatur juga berfungsi sebagai pengatur volume aliran, flow control value memiliki pembagian dan macam jenisnya mulai dari fungsi untuk dapat merubah pengaturan aliran apabila terjadi error (fixed flow control), mengubah pengaturan aliran sesuai dengan keperluan (variable flow control), volume yang dilengkapi dengan check value, dan menambahkan relief valve agar tekanan menjadi lebih seimbang.

Sedangkan untuk komponen lain yang wajib ada pada sistem hidrolik agar dapat bekerja sempurna sebagai komponen dasar diantaranya:

Control Valve

Saat oil ingin mengalir ke tempat yang diinginkan maka disinilah peran control valve yang membawa aliran oil menuju tujuan.

Pompa Hidrolik

Pada saat oli akan dipindahkan dari tangki menuju sistem akan dilakukan dengan adanya bantuan pompa hidrolik bersama dengan komponen lainnya sehingga akan menghasilkan tenaga hidrolik.

Tangki Hidrolik

Komponen ini biasa tersedia di Bengkel Mesin Industri Bekasi? Shal Engineering Indonesia yang berfungsi sebagai wadah menampung oli dari sistem. Untuk pendingin oli biasanya enginer menggunakan tangki hidrolik ini.

Main Relief Vlve

Sistem harus dikontrol agar penggunaannya tidak berlebihan dan menjadi rusak akibat over pressure, dibantu dengan main relief yang membatasi tekanan maksimum yang mungkin masuk ke dalam sistem hidrolik.

Actuator

Untuk mengubah suatu tenaga hidrolik menjadi tenaga mekanik.

Untuk penggunaan sistem hidrolik pada industri, anda tidak mungkin menyediakan semua komponen tersebut hanya untuk pemakaian jangka pendek.

Jasa Service Hydraulic Alat Berat dan Mekanik

Sahl Engineering adalah workshop mesin industri di Cikarang. Lokasi kaim terdekat Kawasan industri Jababeka, Lippo Cikarang, bahkan KIIC dan Suryacipta di Karawang. Anda berlokasi di seputaran Meikarta? Kami melayani Hidroulik Service : Design & Pembuatan Lifter Unit, dan Piston Rod, hingga Cylinder/Houshing Piston.

Setelah mengetahui tentang komponen dan rangkaian sistem hidrolik di atas, silahkan percayakan pengerjaan mesin-mesin hidrolik Anda pada kami. Kami Sahl Engineering Indonesia mampu menjadi partner pemeliharaan pabrik anda. Hydraulic Service? Terbaik hanya di Sahl Engineering Indonesia.

Save

Save

Save

Tangan Robot Iron Man Wayan Sumardana Bali Bohongan alias Hoax?

22 Jan 16
sahlengineering
, ,
No Comments

Tangan Robot Iron Man Wayan Sumardana Bali Bohongan alias Hoax? Ramai berita tentang iron man dari Bali. Namanya Wayan Sumardana. Diliput beberapa tivi ketika memamerkan lengan robotiknya untuk menggantikan fungsi salah satu lengannya yang lumpuh. Menjadi heboh karena terlihat ajaib.

Read More…

Cara Kerja Mesin Diesel dan Mesin Mobil BBM Solar

16 Jan 16
sahlengineering
, ,
No Comments

Bagiamanakah Cara Kerja Mesin Diesel dan Mesin Mobil BBM Solar? artikel ini akan menjelaskannya untuk Anda. via: WikiKomponen.com – Prinsip dan sistem cara kerja mobil solar atau mesin diesel 2 tak dan 4 berbeda dengan motor bakar bensin ditinjau dari komponen maupun pemicu pembakaran bahan bakarnya.

Dalam mesin jenis ini, tidak akan ditemukan busi sebagai pemicu pembakaran seperti halnya dalam mesin bensin.

Mesin diesel memiliki kelebihan dari segi bahan bakarnya yang lebih murah dibandingkan dengan bensin. Hal inilah yang membuat mesin diesel lebih diminati walaupun memiliki harga jual yang lebih mahal.

Selain lebih hemat, mesin diesel memiliki kelebihan lain seperti mesinnya yang lebih awet. Mesin diesel lebih banyak dirancang untuk mobil besar dan mobil pengangkut barang yang memerlukan tenaga besar untuk mengangkut barang dengan kapasitas besar seperti kontainer, truk expedisi dan truk pengangkut besi dan batu.

Cara Kerja Mesin Diesel dan Mesin Mobil BBM Solar

PENGERTIAN DAN PRINSIP KERJA MESIN DIESEL

Mesin diesel merupakan motor pembakaran  atau internal combustion engine yang menggunakan tekanan sebagai pemicu ledakan bahan bakar solar. Motor diesel sering disebut juga dengan motor penyalaan kompressi karena ledakan bahan bakar solar dipicu oleh suhu akibat tekanan kompresi udara dalam ruang mesin.

Berbeda dengan motor bensin, mesin diesel tidak menggunakan busi sebagai pemicu ledakan atau penyalaan bahan bakarnya. Hal inilah yang menjadi perbedaan utama dari sebuah mesin diesel dengan mesin bensin pada umumnya.

Pada mesin diesel udara masukan oleh torak ke dalam ruang bakar berupa udara. Udara tersebut kemudian dikompresi hingga mencapai suhu dan tekanan tertentu.

Pada saat bersamaan dengan gerakan torak menuju titik mati atas (TMA), bahan bakar solar diinjeksi ke dalam ruang bakar bertekanan tersebut.

Kondisi ini kemudian memicu ledakan partikel solar yang menyala yang menghasilkan tenaga ledakan. Suhu udara dalam ruang bakar harus mencapai suhu yang cukup tinggi berkisar 600ºC agar mampu memicu ledakan.

Komponen yang turut membantu terjadinya proses pembakaran dalam ruang bakar antara lain injektor dan pompa injeksi. Proses terjadinya ledakan akibat proses tersebut disebut self ignition.

PROSES KERJA MESIN DIESEL 4 TAK

Terdapat 4 langkah yang dilalui pada saat mesin diesel bekerja yaitu:

Langkah Isap

Yaitu langkah saat udara masuk ke dalam ruang bakar melalui katup. Kondisi tersebut terjadi ketika torak atau piston bergerak dari arah TMA ke TMB. Kondisi katup buang tertutup saat ini.

Langkah Kompresi

Yaitu proses memampatkan udara oleh torak saat bergerak dari TMB ke TMA. Kondisi katup udara isap dan buang dalam keadaan tertutup. Hal ini mengakitatkan tekananan dan suhu udara naik.

Langkah Kerja

Terjadi pembakaran pada tahap ini, sehingga torak bergerak mendorong dan bekerja menggerakan mesin. Kondisi ini terjadi terus saat torak bergerak dari TMA menuju TMB.

Langkah Buang

Hasil pembakaran akan dibuang melalui katup buang pada tahap ini. Kondisi torak akan bergerak dari TMA menuju ke TMB. Sedangkan kondisi katup isap masih tertutup.

KELEBIHAN MESIN DIESEL DARI MESIN BENSIN

Beberapa keunggulan dan kelebihan mesin diesel dibandingkan mesin bensin adalah sebagai berikut :

Penggantian komponen busi tidak diperlukan karena tidak menggunakan busi, sehingga dapat menghemat biaya pemeliharaan pergantian komponen consumable. Harga bahan bakar lebih murah. Lebih efisien karena sistem kerja yang tidak menggunakan spark, sehingga seluruh bahan bakar terbakar. Mesin lebih awet.

KEKURANGAN MESIN DIESEL

Banyak sekali kelebihan mesin diesel, meski juga memiliki beberapa kelemahan. Di antara kekurangan mesin diesel adalah sbb:

  • Start awal untuk memicu hidupnya mesin lebih berat, sehingga memerlukan aki yang lebih besar.
  • Suara mesin lebih besar.
  • Bekerja pada tekanan tinggi, sehingga memiliki getaran yang lebih besar pada mesin.
  • Harga mesin umumnya lebih mahal karena memerlukan konstruksi ruang bakar yang extra tebal untuk menahan tekanan besar.
  • Lebih resiko terjadi kerusakan jika mengalami kehabisan bahan bakar.

Sistem cara kerja mobil solar atau mesin diesel ini banyak dipergunakan pada mobil penumpang, mobil barang maupun pada mesil generator untuk pembangkit listrik kecil hingga berukuran besar.

Demikianlah cara kerja mesin diesel dan mesin mobil BBM solar.

Save

Save

Open chat