Blog Detail

Mengenal Komponen dan Rangkaian Sistem Hidrolik

Mengenal Komponen dan Rangkaian Sistem Hidrolik

28 Oct 17
sahlengineering
,
No Comments

Yuk kita mengenal komponen dan rangkaian sistem hidrolik. Sebagai suatu sistem yang berfungsi sebagai penggerak “garpu” dengan menggunakan tenaga fluida liquid dalam mengerjakan suatu pekerjaan, kini sistem hidrolik memiliki banyak manfaat.

Komponen dan Rangkaian Sistem Hidrolik

Pada mesin hidrolik dapat melakukan pekerjaan tertentu dengan cara mensupply fluida hidrolik yang bertekanan ke suatu silider hidrolik.

Hasil dari mesin ini merupakan gerakan berputar yang bisa digunakan untuk memutar beban berat seperti rantai dan katrol. Gerakan dapat berupa maju mundur yang sering diaplikasikan pada gerbang air, alat-alat berat, hingga ke katup untuk ukuran besar. Sistem hidrolik terdiri dari terdiri atas 3 komponen utama.

1. Unit Penggerak

Komponen pertama dari komponen dan rangkaian sistem hidrolik ini memiliki fungsi sebagai pengubah tenaga fluida menjadi tenaga mekanik hidroik actuator. Perubahan tenaga ini kemudian dapat dibedakan menjadi dua macam:

  • Penggerak putar, pada motor hidrolik dan rotary actuator.
  • Penggerak lurus, yang terdapat pada silinder hidrolik

2. Unit Tenaga

Unit tenaga mampu memperoleh sumber tenaga dari minyak hidrolik. Sistem ini terdiri dari 3 komponen:

  • Tangki hidrolik sebagai penampung cairan hidrolik
  • Penggerak mula seperti pada motor bakar
  • Pompa hidrolik yang menjadi putaran pada sebuah poros penggerak saat hendak memutar pompa

3. Unit Pengatur

Unit pengatur berfungsi sebagai pengontrol gerak sistem hidrolik yang dapat diwujudkan pada beberapa bentuk. Bentuk katup pengarah, saat menerima perintah dari luar katup ini dapat mengarahkan sistem secara otomatis untuk berhenti dan mengarahkan fluida melalui katup. Dari katup ini ternyata terbagi lagi menjadi beberapa komponennya yaitu:

  • Check Valve, karena katup ini hanya mampu berperan satu arah saja maka fungsinya dapat menjadi pengarah aliran sekaligus pengontrol tekanan.
  • Katup pengatur tekanan, ternyata katup pengatur tekanan ini harus diatur untuk memaksimalkan fungsinya seperti sebagai pembatas untuk tekanan operasional yang ada dalam sistem hidrolik, sehingga kinerja hidrolik dapat bergerak secara berurutan, serta agar memperkecil aliran yang terjadi melalui suatu tekanan. Pada bagian ini terbagi lagi menjadi sequence valve, relief valve, dan pressure reducing valve.
  • Pilot operated check valve, pada bagian katup pengarah ini di desain agar cairan hidrolik mampu mengalir dengan baik pada satu arah dan dapat menutup arah lawannya.
  • Flow control valve yang dibuat agar volume aliran dapat diatur akan kecepatan gerak actuatornya. Fungsi lainnya dari katup ini agar daya yang biasa bekerja pada sistem dapat dibatasi, untuk gerakan piston dapat dibatasi seberapa maksimum bisa diaplikasikan, dan sebagai penyeimbang aliran yang mungkin mengalir menuju cabang rangkaian.

Sebagai bagian dari komponen dan rangkaian sistem hidrolik, Unit pengatur juga berfungsi sebagai pengatur volume aliran, flow control value memiliki pembagian dan macam jenisnya mulai dari fungsi untuk dapat merubah pengaturan aliran apabila terjadi error (fixed flow control), mengubah pengaturan aliran sesuai dengan keperluan (variable flow control), volume yang dilengkapi dengan check value, dan menambahkan relief valve agar tekanan menjadi lebih seimbang.

Sedangkan untuk komponen lain yang wajib ada pada sistem hidrolik agar dapat bekerja sempurna sebagai komponen dasar diantaranya:

Control Valve

Saat oil ingin mengalir ke tempat yang diinginkan maka disinilah peran control valve yang membawa aliran oil menuju tujuan.

Pompa Hidrolik

Pada saat oli akan dipindahkan dari tangki menuju sistem akan dilakukan dengan adanya bantuan pompa hidrolik bersama dengan komponen lainnya sehingga akan menghasilkan tenaga hidrolik.

Tangki Hidrolik

Komponen ini biasa tersedia di Bengkel Mesin Industri Bekasi? Shal Engineering Indonesia yang berfungsi sebagai wadah menampung oli dari sistem. Untuk pendingin oli biasanya enginer menggunakan tangki hidrolik ini.

Main Relief Vlve

Sistem harus dikontrol agar penggunaannya tidak berlebihan dan menjadi rusak akibat over pressure, dibantu dengan main relief yang membatasi tekanan maksimum yang mungkin masuk ke dalam sistem hidrolik.

Actuator

Untuk mengubah suatu tenaga hidrolik menjadi tenaga mekanik.

Untuk penggunaan sistem hidrolik pada industri, anda tidak mungkin menyediakan semua komponen tersebut hanya untuk pemakaian jangka pendek.

Jasa Service Hydraulic Alat Berat dan Mekanik

Sahl Engineering adalah workshop mesin industri di Cikarang. Lokasi kaim terdekat Kawasan industri Jababeka, Lippo Cikarang, bahkan KIIC dan Suryacipta di Karawang. Anda berlokasi di seputaran Meikarta? Kami melayani Hidroulik Service : Design & Pembuatan Lifter Unit, dan Piston Rod, hingga Cylinder/Houshing Piston.

Setelah mengetahui tentang komponen dan rangkaian sistem hidrolik di atas, silahkan percayakan pengerjaan mesin-mesin hidrolik Anda pada kami. Kami Sahl Engineering Indonesia mampu menjadi partner pemeliharaan pabrik anda. Hydraulic Service? Terbaik hanya di Sahl Engineering Indonesia.

Save

Save

Save

Leave a Reply