Recent Posts

Ini Dia 4 Tips K3 Di Lingkungan Perusahaan Engineering

10 Apr 21
sahlengineering

No Comments

Bekerja di perusahaan engineering tentunya mewajibkan anda untuk mengetahui Tips K3 di perusahaan engineering / permesinan itu sendiri. Karena jika anda tidak mengetahui hal tersebut, maka bukan tidak mungkin anda pun akan seringkali melakukan kesalahan yang dapat menimbulkan kecelakaan, baik itu pada diri anda sebagai pekerja atau bahkan orang-orang di sekitar yang tentunya menjadi rekan kerja anda. Pada dasarnya untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan K3 di dalam suatu perusahaan itu dapat ditangani dengan lebih mudah, seperti halnya menggunakan layanan Jasa K3  yang saat ini tentunya dapat anda temukan dengan mudah dan bahkan tersedia di berbagai belahan wilayah di Indonesia. Akan tetapi, selain mengandalkan layanan jasa itu sendiri, anda yang bekerja pada perusahaan engineering (permesinan) wajib hukumnya untuk mentaati aturan K3, karena hal tersebut juga berkaitan dengan keamanan serta keselamatan kerja anda. Seperti halnya beberapa tips k3 di lingkungan pekerjaan engineering di bawah ini :

Pahami ketentuan serta kebijakan perusahaan

Setiap perusahaan tentunya memiliki aturan serta kebijakan masing-masing yang berbeda antara satu dengan lainnya, utamanya dalam masalah keamanan serta keselamatan kerja. Karena itulah sebagai pekerja di perusahaan engineering atau permesinan, maka wajib bagi anda untuk mengenal serta memahami beragam peraturan serta kebijakan yang dimiliki perusahaan. Dengan demikian, anda dan karyawan lainnya pun dapat meminimalisir tingkat kecelakaan yang mungkin saja terjadi. Lebih dari itu, jika anda merasa kurang jelas dengan setiap aturan atau kebijakan yang ada, maka pastikanlah untuk bertanya pada teman kerja atau bahkan atasan yang anda miliki. Dengan demikian pemahaman dari aturan serta kebijakan pun dapat diterapkan dengan lebih baik.

Kenali tempat kerja

Bagian selanjutnya yang tidak kalah penting untuk anda perhatikan adalah mengenali tempat kerja yang anda miliki, jika anda bekerja di perusahaan engineering, maka pekerjaan yang dilakukan pun tentunya tidak jauh dari masalah permesinan. Dengan demikian, pastikanlah untuk mengenali sistem atau cara kerja dari peralatan yang digunakan olehnya, sehingga anda pun dapat menghindari resiko kecelakaan kerja serta menerapkan tips safety  dengan lebih mudah dan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan. Pasalnya jika anda tidak dapat mengenali tempat kerja anda dengan baik, maka tingkat kesadaran serta kewaspadaan terhadap beragam hal yang berkaitan dengan aturan serta kecelakaan kerja pun tidak akan anda pahami dengan baik pula, Hal inilah yang kemudian dapat memicu terjadinya kesalahan serta kecelakaan kerja.

Jangan pernah meremehkan bahaya

Bekerja di dalam ruangan atau pun di luar ruangan tetap saja memiliki resiko kerja yang berbahaya. Karena itulah pihak perusahaan engineering atau permesinan umumnya telah menyediakan perlengkapan safety yang tentunya dapat digunakan oleh para pekerja sehingga dirinya pun dapat terjaga dengan lebih baik. Dalam hal ini, jangan pernah mengabaikan setiap aturan yang ada, seperti halnya tidak menggunakan perlengkapan safety sesuai dengan fungsinya, karena selain membahayakan keselamatan anda, resiko kecelakaan dari pekerjaan pun tentunya tidak dapat anda hindari dengan begitu saja.

Gunakan perlengkapan sesuai prosedur

Seperti yang telah disebutkan pada bagian di atas tadi, selain tidak membiasakan diri untuk meremehkan lingkungan di sekitar, pastikan pula untuk selalu menggunakan perlengkapan keamanan dengan tepat. Pasalnya kecelakaan atau kesalahan kerja itu sendiri dapat terjadi di mana saja dan menimpa siapa pun, tidak terkecuali anda dan para pekerja lainnya. Untuk itu, karena anda bekerja di lingkungan perusahaan engineering yang tentunya berkaitan dengan mesin, maka penggunaan alat pengaman pun menjadi bagian penting yang tidak boleh anda tinggalkan.

Selain memperhatikan beberapa bagian di atas tadi, anda juga dapat menggunakan layanan jasa dari perusahaan jasa K3 Terdekat pada perusahaan engineering / permesinan yang anda miliki.

Differences between 3 and 5 Axis CNC Machining

09 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

3 Axis Cnc Machining

CNC stands for “computer numerical control.” CNC machining began with simple 3-axis machines fed by direct numerical programming into the machines. However, with machining technology improvements and advances in computing, additional axes began showing up to produce tighter machining tolerance, more intricate physical geometries and less expensive parts as machine-made components can sometimes run in “lights-out” situations without an operator.

From 3-axis to 5-axis

3-axis CNC machining includes an x, y and z axis. This accounts for horizontal, vertical and depth movements. Early on, most CNC machines were limited by computing power – the servo motors required for multi access machines have been around for sometime. Big advances in computing power started occurring outside the CNC stations with the introduction of 3D CAD packages and 3D machining software like MasterCAM. 5-axis machining centers came out before 3D tool path generation software, but they had to be programmed by hand. It’s one thing to program in 3-axis, but 5-axis programming for anything smaller than large production runs was a nightmare.

Part of the growth in popularity stemmed from the tight tolerances modern 5-axis machines can achieve. Some can cut as close as 3 microns. This meant that applications requiring tighter tolerances that were traditionally hand machined could now be automated significantly lowering production costs by removing labor.

With the advent of 5-axis machining, manufacturers could implement the new method in a variety of ways, leading to a diversity of 5-axis machines. There is typically no “standard” make up of 5-axis machines; in fact, many 5-axis CNC machines are designed with a specific application in mind.

Since the invention of 5-axis machining, developers have introduced additional axes to increase functionality, but for more basic automated needs 5-axis CNC machining remains one of the more common CNC arrays.

5-Axes in Use

With five axes of movement possible, the programming needs can look daunting, but there are many basic CAD/CAM programs that can make the process go smoothly. However, simple programming entries are not exclusive when using a 5-axis machine.

Concerns

Material in a 5-axis machine must be suspended so you’ll always need to design in a substrate that can be fixtured and later removed after the part is removed from the machine. Additionally, not every job is right for a 5-axis machine. They take longer to program and are more expensive to maintain, so if you can keep your part design simple, 3-axis may be the way to go.

Conveyor Belts and System

08 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

If you are looking to acquire conveyor belts for your company, you will quickly become aware of the wide range of belts available, each of which incorporates unique features designed with highly specific functions in mind. Because of this seemingly endless range of styles and purposes that you will find when looking for belts, it might seem challenging at first to find the best belt for the purpose you intend for it. However, once you’ve nailed down the exact specifications of the belt you want, it is easier to find vendors than you might think.

Even so, nailing down those specifications can still be tough; after all, Conveyor Belts are designed for applications ranging from industry use, to commercial and retail use, to packaging, food processing, and so on. This list also includes specifications including belt material, dimensions, and specific performance expectations such as working load per inch width and operating temperature. Throw in unique features like if the belt is food grade rated, is perforated, is anti-static, is open-ended, and so on, and you get the idea–manufacturers make belts for just about every conceivable function.

Quickly Finding Manufacturers Who Make the Conveyor Belts You Need

With the rapidly increasing pace of industry and commerce, it is crucial that your company stays abreast of production and profit demands. When you need products such as conveyor belts that are integral to the function of your company, you’ve got to find vendors who meet your unique specifications, and fast. The more time you spend through traditional search methods looking for vendors offering the belts you need, the more time you spend without the increased production that belt will offer.

Today, through the vast resources available online, you can gain immediate access to an extensive range of vendors who can offer you conveyor belts specifically designed for the functions your growing company demands. Engineers and vendors have begun to collaborate in the past few years to create websites that are in place specifically to reduce the time it takes for you to find the belt manufacturers making just the belt you needs. Indeed, with a little dedicated research and a few keystrokes, you are just moments away from connecting with the vendors making the belts that you need, so take on the challenge and in no time you’ll have those belts you need to increase production and performance for your company.

Conveyor Belt System

When your company is interested in acquiring a conveyor system, either for the first time or as an additional system, a number of considerations come into play. For example, you must evaluate exactly what type of system your company requires, from a list that includes belt, bucket, table top, trolley, pneumatic, monorail systems, and the list goes on. Further considerations include performance specifications like speed, load capacity, mass flow of materials, and so on, as well as taking into account features such as accumulation and sorting capabilites, washdown capabilities, etc.

Once you have evaluated each of these features and capabilities, the logical next step is to select a manufacturer who can offer you the best Conveyor System at the best price. This stage is where the process can get a little tricky. Of course it’s possible that you already have an established vendor; so be it. If not, the process of finding a creditable manufacturer among an endless list of possible choices can be a little daunting, and if you are relying on older, time-consuming catalog search methods, perhaps its time to take a look at the emerging advanced online search capabilities.

Finding A Conveyor System Through Emerging Internet Technologies

A number of years ago, realistically the Internet was not a viable tool for connecting with qualified conveyor system manufacturers. Generalized search engines designed for the public at large were not designed to meet the highly-specialized needs of engineers and manufacturers. However, in recent years, the industry has caught up with the exceptional power of Internet technology to connect purchasers with vendors, to the effect that you can now find vendors, product reviews and comparisons, technical articles, and so on in a fraction of the time that it took you using traditional search methods.

Take advantage of this technology today to quickly find manufacturers of the conveyor system your company needs, and have it installed and functioning in no time so that you can get on with the production and output that keeps your company going. Again, spend a quarter of the time that you used to looking for systems and manufacturers, and stay in pace with the rising number of projects that engineers are facing today. Access these highly efficient, highly accurate sites, streamline your search process, and begin to reach ever-higher performance expectations for your company today.

Hal-hal Mendasar Mengenai Mesin Bubut

07 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

mesin bubut – Dunia industri sangat bergantung pada mesin sebagai sarana produksi yang mampu menghasilkan banyak produk dalam waktu yang tidak lama. Kebutuhan yang besar akan suatu barang menuntut industri untuk mengerahkan tenaga produksi pada mesin yang mampu menghasilkan banyak barang dalam waktu cepat.

Salah satu mesin yang digunakan dalam bidang ini adalah mesin bubut. Mesin ini digunakan untuk melakukan proses pemotongan benda dengan prinsip kerja berputar. Dibandingkan dengan mesin lainnya, mesin ini lebih banyak digunakan, terutama di pabrik-pabrik besar.

Mesin ini berkembang dengan berbagai jenis dan kemampuan bekerja. Perkembangan teknologi membawa mesin ini pada inovasi-inovasi yang terus diperbarui untuk memenuhi kebutuhan industri dan memudahkan pekerjaan manusia. Mulanya mesin bubut digunakan dengan prinsip kerja sederhana da dirancang dengan papan kayu. Selanjutnya, mesin ini didesain ulang dan diperbarui terus-menerus hingga bisa dioperasikan dengan menggunakan bantuan komputer.

Untuk mengoperasikan mesin bubut ini dapat dilakukan dua cara, tergantung pada jenis mesinnya. Dari cara pengoperasiannya, mesin ini terdiri atas mesin bubut konvensional atau manual dan mesin bubut otomatis. Mesin bubut yang dioperasikan dengan cara manual atau konvensional. Cara kerjanya membutuhkan tenaga manusia secara langsung. Sementara itu, mesin bubut otomatis juga sudah banyak digunakan, dan melakukan pemotongan benda secara otomatis. Dalam hal ini pengoperasiannya dilakukan dengan bantuan komputer.

Terdapat tool magazine yang akan meminimalisasi tenaga manusia dalam pengoperasiannya. Hal ini membuat pekerjaan lebih efisien dan lebih ringan dilakukan. Namun keterampilan dalam mengoperasikan program komputer yang tersinkronisasi dengan mesinnya menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh si operator mesin.

Pada dasarnya, mesin bubut berfungsi membentuk benda dengan cara diputar dalam kecepatan tertentu melalui proses pemakanan pahat. Hal ini juga menyebabkan mesin bubut mampu melakukan beberapa gerak, misalnya gerak berputar, melintang, dan memanjang. Gerakan-gerakan inilah yang nantinya dilakukan dalam proses pembubutan (meliputi pembubutan muka, rata, drilling, ulir, dan tirus), knurling, atau perluasan lubang.

Untuk menggunakannya, kita dapat melakukan beberapa tahapan. Hal mendasar yang harus kita lakukan sebelum mengoperasikan mesin bubut adalah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan, misalnya kunci chuck, pahat bubut, dan lain sebagainya. Kita juga perlu memastikan bahwa terdapat aliran listrik yang akan membantu proses operasi mesin bubut. Sebelum menggunakannya, pastikan mesin dalam keadaan padam. Selanjutnya, pahat bubut yang berada di rumah pahat dipasang setinggi ujung senter.

Berikutnya benda kerja yang akan dibubut dipasang pada chuck, lalu bubut benda kerja sesuai bentuk dan spesifikasi yang diinginkan. Perlu kehati-hatian dalam melakukan proses ini agar diperoleh hasil benda yang sesuai keinginan dan keselamatan kerja tetap terjaga. Itulah beberapa hal yang bisa kita ketahui tentang mesin bubut.

Cari Mesin bubut Murah? Coba Saja Mesin Bubut Mini!

06 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin bubut murah – mesin bubut selama ini memang di cap sebagai salah satu mesin yang besar dan mahal, tak salah memang karena perwujudan mesin ini benar-benar besar dan berat.

Nah dewasa ini penggunaan mesin bubut seolah tak bisa di kesampingkan begitu saja, dalam bidang industri manufaktur mesin bubut memegang peranan penting sebagai alat bantu dalam pekerjaan pengolahan benda berat. Mesin bubut mempunyai macam-macam jenis dan spesifikasi, ada yang murah, panjang, pendek, automatis hingga mesin konvensional. Tetapi ada yang menarik bagi anda yang baru mengenal mesin bubut dan ingin mempelajarinya sekaligus ingin membeli mesin bubut sebagai sarana belajar anda.

Adalah mesin bubut mini yang di jual dengan harga murah namun mempunyai kemampuan mesin yang masih cukup mumpuni untuk di gunakan. Mesin bubut mini sendiri mempunyai bandrol harga yang sangat terjangkau untuk semua kalangan, baik itu yang masih pemula hingga untuk kalangan profesional..hanya saja kemampuan mesin bubut mini bisa dibilang sangat terbatas.

Di pasaran Mesin bubut murah ini di bandrol mulai harga 8 jutaan hingga belasan juta rupiah, kesemuanya itu tergantung pada spesifikasi yang di usung dan tentu saja ukurannya yang harus mini. Penggunaan mesin bubut mini ini sendiri banyak di manfaatkan untuk media belajar siswa SMK / kejuruan di bidang teknik industri.

Mesin bubut mini sendiri pada umumnya memang di bekali beberapa kemampuan dasar untuk membubut, adapun beberapa kemampuan yang dimiliki mesin bubut mini ini sendiri  seperti membuat ulir, memotong, mengebor,meratakan permukaan benda putar dan pembuatan tirus..mirip seperti mesin bubut universal bukan? Tentu saja.

Selain mesin bubut mini di atas, ada beberapa jenis mesin bubut yang harus anda pahami dan ketahui. Beberapa mesin bubut tersebut di antaranya :

  • Mesin Bubut Universal
  • Mesin bubut Khusus
  • Mesin Bubut Konvensional
  • Mesin bubut cnc

Kesemua jenis mesin bubut di atas tentu saja bukan termasuk golongan Mesin bubut murah! Beberapa di antaranya bahkan ada yang berkisar antara ratusan hingga miliaran rupiah. Mesin bubut besar dan panjang sendiri memang biasanya berfungsi sebagai mesin produksi yang memegang peran penting dalam proses industri manufaktur.

So bisa dibilang harga setinggi itu sudah dapat di pastikan untuk golongan profesional saja.

Oke semoga berguna

Inilah Bagian Paling Penting Dari Mesin Bubut CNC

05 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin bubut cnc – Semua pasti setuju mengatakan bahwa mesin bubut CNC merupakan salah satu mesin bubut yang mempunyai tingkat kerumitan parts paling tinggi. Mesin milling CNC memang terkenal mempunyai banyak bagian penting yang saling terknoneksi satu sama lain,oleh karena itu mari kita mengenal sedikit bagian penting apa saja yang ada pada mesin bubut CNC yang sering kita lihat di lingkungan pabrik dan bengkel kerja para profesional.

Spindle Mesin

Ini merupakan salah satu bagian penting yang ada pada mesin bubut CNC, Spindle mempunyai peran sebagai pengatur putaran dan pergerakan cuter pada sumbu z. Spindle ini pada umumnya selalu di gerakan oleh mesin motor yang di lengkapi oleh belting / kopling. Sama seperti halnya meja pada mesin bubut, spindle juga bisa di gerakan oleh handle yang sama. Spindle ini memegang peranan penting dalam koneksinya pada arbor cutter dengan batuan udara bertekanan.

Magasin Tool

Dalam mengoperasikan Mesin bubut cnc tentunya kita membutuhkan banyak sekali jenis Cutter yang di gunakan, dalam melakukan pertukarang jenis cutter tersebut tentunya kita juga memerlukan sebuah tempat khusus untuk menyimpan cutter tersebut, nah magasin tool inilah yang mempunyai peran sebagai tempat penyimpanan cutter tersebut.  Magasin tool biasanya memiliki banyak slot untuk banyak sekali jenis tool, biasanya antara 8-24 slot, sangat tergantung pada jenis mesin cnc yang di gunakan

Monitor

Monitor pada mesin cnc biasanya di gunakan untuk memantau aktivitas yang di lakukan oleh mesin bubut, mulai dari parameter penggunaan mesin, posisi koordinat benda, error, dll.

Panel Control

Tak kalah penting dengan fungsi sebuah monitor, panel control tentunya memiliki peran yang paling vital yakni sebagia pusat pengoperasian dan pengontrolan kerja dari sebuah mesin bubut. Panel control mempunyai peran sebagai pusat pemberi perintah khusus pada mesin seperti memutar Spindle, menggerakan meja, mengubah setting,dll. Pada panel control inilah seorang operator Mesin bubut cnc di uji kemampuannya, karena apabila salah dalam memasukan program CNC kedalam PC, maka bisa di pastikan kacaulah pekerjaannya

Coolant Hose

Coolant hose mempunyai peran penting yakni sebagai salah satu sistem pendingin untuk cutter, karena pada saat pemotongan benda kerja di lakukan dengan cutter, pastinya gerak gesek dan potong pada cutter membuat kondisinya menjadi panas dan memuai, oleh karenanya perlu adanya sistem pendingin dengan konsep air coolant dan udara bertekanan tinggi melalui selang yang di pasang pada blok spindle

Teknik Pemotongan Pada Mesin Milling

04 Apr 21
sahlengineering

No Comments

Mesin milling merupakan salah satu mesin pemotong yang paling terkenal dalam industri manufaktur dan pabrikasi, mesin milling sendiri mempunyai beberapa bagian penting yang dapat menyokong kinerjanya dalam urusan potong memotong..salah satunya adalah Cutter. Cutter pada mesin milling sendiri biasanya terbuat dari bahan carbide Tripped, gigi cuter sendiri mempunyai beberapa bentuk yang berbeda, ada yang mempunyai bentuk lurus ataupun menyudut. Dalam dunia manufaktur dan pabrikasi, cutter yang yang di gunakan pada mesin milling terdiri dari beberapa tipe seperti :

  1. Plain Mill Cutter: biasan di gunakan untuk memotong permukaan datar / horizontal
  2. Shell End Mill Cutter: Cutter yang di gunakan untuk jenis pemotongan ini bisa dibilang mempunya panjang yang lebih besar dari diameternya.
  3. Face Mill Cutter: Pisau cutter ini bisa dibilang mempunyai ukuran yang pendek dan mempunyai sisi potong pada bagian yang melingkar dan bagian sisi muka. Keunggulan pisau cutter ini adalah kemudahan dalam pergantian sisi potonganya

Untuk urusan teknik pemotongan sendiri di golongkan dalam 2 metode yakni :

  • Climb Mill

Pemotongan dimana putaran cutter searah dengan benda kerja, gaya potong ini sendiri menyebabkan benda kerja tertarik kedalam cutter sehingga faktor kerusakan pahat menjadi lebih besar. Hanyalah mesin tertentu yang memiliki alat pengukur kerenggangan berteknologi tinggi yang di halalkan menggunakan metode potong Climb Mill

  • Conventional Milling

Pemotongan jenis ini lebih menitikberatkan putaran cutter berlawanan arah dengan gerakan benda kerja, sehingga pemotongan ini bisa di menggunakan beragam jenis Mesin milling.

Alat dan bahan untuk melakukan pekerjaan milling sendiri di bagi atas beberapa jenis seperti :

  1. Milling machine (mesin frais)
  2. Jangka sorong / kaliper
  3. Pahat alas
  4. Kuas
  5. Coolant (pendingin)
  6. Palu plastik
  7. Stopwatch
  8. Mistar siku
  9. Kikir
  10. Kunci tanggem

Mesin milling sendiri merupakan salah satu jenis mesin bubut yang bisa dibilang sangat sukar penggunaannya, perlu operator khusus dengan teknik dan jam terbang tinggi untuk melakukan produksi dengan mesin ini. Harga sebuah mesin milling sendiri bisa dibandrol mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah, kesemuanya itu sangat tergantung pada spesifikasi yang di tanamkan dan jenisnya.

Ini dia Tools Pelengkap untuk Mesin Milling

03 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin milling – Dalam melakukan pekerjaan potong memotong benda berat tentunya anda harus menggunakan mesin milling sebagai salah satu sarat utama untuk mempermudah pekerjaan anda. Mesin milling sendiri memang di percaya mempunyai kemampuan paling baik untuk urusan pem Fraisan benda kerja, karena memang mesin milling memiliki karakteristik cutter / pemotong yang beragam dan cukup lengkap. Namun tahukah anda di balik pengoperasian mesin milling yang terkenal ribet ini anda masih membutuhkan beberapa tools pelengkap tambahan, tentunya hal ini akan semakin membantu anda dalam melakukan jenis pekerjaan pemotongan yang rapih, cepat dan akurat. Dan inilah beberapa jenis alat bantu mesin milling yang bisa anda gunakan :

Ragum : benda kerja ini biasanya di gunakan untk menjepit benda kerja lain yang ingin anda potong,biasanya di gunakan untuk mengefrais benda bidang datar saja. Ragum sendiri dapat di golongankan kedalam 3 bagian seperti : Ragum Catok, Ragum Putar, dan Ragum Universal

Kepala Pembagi : adalah peralatan mesin frais yang di gunakan untuk membentuk segi yang beraturan pada poros bidang yang panjang. Perlatan ini biasanya selalu di lengkapi dengan plat pembagi

Kepala Lepas : Alat ini mempunyai peran untuk menyangga benda kerja yang di kerjakan dengan diving head, sehingga waktu di sayat benda kerja tidak terangkat atau tertekan ke bawah

Rotary Table : biasa di gunakan untuk membagi segi beraturan, misal kepala baut. Rotary table biasanya juga bisa di gunakan untuk membagi jarak-jarak lubang yang berpusat pada satu titik,

Adaptor : bagian ini adalah tempat dudukan cuter sebelum di masukan ke bagian sarung tirus sumbu utama.

oke itulah beberapa tools pelengkap dari Mesin milling yang harus anda miliki, semoga berguna!

Mesin Bubut CNC, Mesin Pekerja Yang Canggih!

02 Apr 21
sahlengineering
,
No Comments

Mesin bubut CNC merupakan salah satu mesin pekerja canggiih dalam industri manufaktur modern sekarang ini, Mesin bubut CNC sendiri di kontrol dan di otaki oleh sebuah chip komputer pada perangkat kerasnya. Mesin CNC sendiri di bagi dalam beberapa jenis seperti TU (Training Unit),PU (Production Unit) dan P2 serta P3 yang sering di gunakan dalam pengerjaan pembuatan perkakas.

Nah dalam kenyataanya saat ini mesin bubut CNC paling banyak di gunakan dalam industri manufaktur adalah yang bertipe PU, mesin dengan tipe ini biasanya di gunakan dalam bidang industri Suku Cadang, Peralatan Mesin, Perkakas, Alat Perbengkelan, Logam, dll. Mesin bubut CNC sendiri terdiri atas beberapa bagian seperti :

  • Tombol Saklar On, Off, Emergency, Stop,Feeding
  • Tombol Saklar Manual on/of, lubrication,tollturretmrestmcycle,start, dan feedhold
  • Tombol Saklar Manual x,z,man Jog
  • Instrumen monitor
  • Tombol Huruf,Angka,Enter,Storenext,rev,Block,Prog,Shift,dll
  • Tombol operasional seperti : Automatic,edit,exe,manual,
  • Port Casset
  • Monitor / LCD

Bisa dilihat dari beberapa bagian di atas bahwa Mesin bubut CNC memang sengaja di ciptakan untuk di operasikan via komputer, jadi seseorang yang ingin mengoperasikan mesin ini haruslah mempunyai keterampilan dasar cara menggunakan komputer. Nah untuk komponen NC nya sendiri terdiri atas beberapa bagian seperti :

  • Ballscrew
  • Motor Stepper / Servo
  • Breakoutboard
  • PC / Chip
  • Power Supply
  • CNC Rail

Setiap komponen yang di gunakan dalam Mesin bubut CNC memegang peranan penting dalam setiap pengoperasiannya, karena sifatnya yang serba otomatis maka sebelum pengerjaan ada baiknya seorang operator mengerti dengan baik akan hal apa yang harus ia lakukan. Menggunakan mesin bubut CNC tentunya sangat berbeda dengan menggunakan mesin bubut konvensional biasa. Dengan mesin CNC seorang operator di wajibkan mengerti dasar dari sebuah program kerja, karena bermula dari sinilah suatu mesin bubut CNC dapat melakukan pekerjaannya dengan sempurna.

Mesin bubut CNC sendiri di bandrol dengan harga yang sangat mahal di pasaran, mahfum saja karena mesin bubut CNC memang di peruntukan bagi mereka yang bergerak di bidang industri manufaktur perangkat keras. Untuk sebuah mesin CNC dengan spesifikasi dan mode standar saja, anda harus merogoh kocek 150 -300juta rupiah, itupun belum seberapa jika anda harus membeli parts pelengkap lain yang anda butuhkan. Yang jelas untuk mendapatkan sebuah mesin CNC dengan kualitas baik anda harus menyediakan dana yang tidak sedikit