Blog Detail

Kapal Selam Terbesar Produksi Typhoon

31 Jul 15
sahlengineering
, , ,
No Comments

Kapal selam memang jarang dijumpai karena memang jumlahnya yang terbatas dan hanya negara-negara tertentu yang memiliki unit kapal selam. Kapal Selam Terbesar Produksi Typhoon, misalnya, menjadi kapal selam yang sangat legendaris sekaligus diklaim sebagai kapal selam terbesar di dunia. Typhoon digunakan sebagai pengangkut dan penyimpan senjata rudal terbesar milik Rusia. Kapal selam milik Rusia ini ditenagai nuklir dan dioperasikan oleh staff khusus angkatan laut Soviet di awal tahun 1980an.

Kapal Selam Terbesar Produksi Typhoon

Kapal Selam Terbesar Produksi Typhoon

Berat kapal selam ini mencapai 26.000 ton. Di tahun 1980an, Soviet sangat disegani oleh negara-negara di dunia termasuK rival terbesar soviet pada saat itu, Amerika Serikat. Soviet memiliki senjata pemusnah massal yang sangat berbahaya. Sayangnya kejayaan Typhoon terpaksa tumbang karena biaya operasionalnya sangat mahal.

Typhoon memiliki desain lambung kapal yang besar sehingga dapat menampung fasilitas-fasilitas utama seperti kamar untuk para kru ketika sedang menyelam selama berbulan-bulan. Untuk jenis kapal selam di masa itu, Typhoon menjadi satu-satunya kapal selam dengan dukungan peralatan canggih dan mutakhir. Dalam keadaan berlabuh saja, Typhoon mampu menembakan senjata nuklir ke sasaran. Sebuah sumber terpercaya mengungkapkan bahwa Typhoon mempunyai 6 buah tabung torpedo yang terdiri dari 4 buah tabung rudal khusus untuk rudal RPK-2 dan dua buah tabung untuk menampung rudal nuklir RPK-7. Durasi selamnya sendiri dapat mencapi 120 hari (kondisi normal) dan bisa lebih dari 120 hari apabila sedang menghadapi kondisi tertentu seperti pada kasus perang senjata nuklir.

Di dalam tubuh Typhoon terdapat senjata utama kebanggaan Soviet yang berupa 20 R-39 rudal balistik (SLBM) dengan jumlah hulu ledak maksimal 10 buah yang mana satu buah hulu ledaknya saja setara dengan nuklir MIRV. Lambung kapal didesain didukung dengan fitur tekanan ganda yang membuat desain lambung terlihat sederhan sehingga lambung kapal tampak lebih luas bila dibandingkan dengan lambung kapal selam pada umumnya. Sistem keamanan pada area lambung kapal sangat baik. Ketika ada satu fitur tekanan pada lambung kapal bermasalah, kru akan tetap aman.

Kapal selam dengan nama Typhoon ini dibuat oleh Soviet dengan nama proyeknya Proyek 941. Kapal selam ini tergolong kelas Akula Rusia yang artinya Ikan Hiu. Typhoon memang sengaja diciptakan oleh Soviet untuk mendukung persenjataan SLBM dengan hulu ledak nuklir 192 di dalamnya. Soviet dan negara-negara pendukungnya sangat beruntung memiliki senjata nuklir yang jauh lebih unggul dari hulu ledak nuklir milik Amerika Serikat. Bahkan, R-39 milik Soviet diklaim sebagai jenis senjata SLBM paling berbahaya di dunia.

Gagahnya Typhoon kini digantikan oleh kapal selam jenis lain, yaitu Borei. Borei mulai aktif beroperasi tahun 2010 lalu dan masih di bawah kendali Rusia. Salah satu pejabat Angkatan Laut Rusia mengumumkan bahwa dua unit Typhoon, yaitu TK-17 dan TK-20, tidak akan dipersenjatai sistem rudal nuklir SLBM.

Bagikan Info ini:
Share

Leave a Reply