Blog Detail

Mengetahui Lebih Dekat Sistem Kerja Hidrolik

31 Mar 15
sahlengineering
, , , ,
No Comments

Mari kita kita mencoba mengetahui lebih dekat sistem kerja hidrolik. Banyak mesin perusahaan yang menggunakan sistem kerja hidrolik. Karena itu penggunaannya harus dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati dan harus sesuai petunjuk penggunaan mesin. Selain penggunaannya, perawatan yang harus dilakukan pada sistem kerja hidrolik ini juga cukup rumit dan memerlukan penanganan tenaga ahli seperti Sahl Engineering.

Yuk mengetahui lebih dekat sistem kerja hidrolik. Ada dua faktor inti yang sangat menentukan kerja sistem hidrolik. Dua faktor tersebut adalah aliran oli atau flow dan tekanan atau pressure. Keduanya memberikan peran tersendiri dalam sistem kerja hidrolik, dimana aliran oli memberikan peran dalam hal kecepatan hidrolik. Biasanya aliran oli yang semakin besar akan membuat kecepatan motor semakin besar pula. Sedangkan tekanan akan memberikan peran dalam hal kekuatan yang biasa dikenal sebagai gaya.

mengetahui lebih dekat sistem kerja hidrolik

Mengetahui lebih dekat sistem kerja hidrolik

Tekanan oli yang besar diperlukan untuk mendapatkan tenaga yang cukup besar untuk membuat sistem hidrolik dapat bekerja secara maksimal. Berdasarkan dua faktor inilah, sistem hidrolik bekerja menggunakan dua sistem kerja yakni:

1. Sistem terbuka

Pada dasarnya sistem hidrolik bekerja menggunakan media fluid yakni minyak hidrolik. Dan pada sistem hidrolik terbuka ini, jika katup pengontrol yang digunakan berada dalam keadaan yang netral. Kondisi ini menyebabkan aliran minyak hidrolik yang merupakan hasil dari pompa akan dialirkan langsung menuju tangki hidrolik yang terhubung langsung dengan udara luar. Dan pada saat keadaan minyak hidrolik terhubung langsung dengan udara luar maka kapasitas minyak hidrolik yang dihasilkan oleh pompa mencapai batas maksimum dengan tekanan yang mencapai batas minum. Sistem kerja ini memiliki konstruksi mesin yang sangat sederhana karena tidak memerlukan sistem kendali pada kapasitas aliran minyak yang dihasilkan pompa. Selain itu perawatannya juga sangat sederhana sehingga biaya perawatan cukup murah seperti perawatan yang dilakukan pada Sahl Engineering.

2. Sistem tertutup

Pada sistem hidrolik tertutup, jika katup dalam kondisi netral biasanya aliran oli yang merupakan hasil dari pompa hidrolik akan dialirkan menuju sistem tertutup yang tidak terhubung dengan udara luar. Kondisi ini akan membuat tekanan antara pompa dan juga katup naik sampai batasan tertentu, dimana tekanan tersebut digunakan oleh sistem pengendali untuk membuat pompa berhenti mengalirkan minyak hidrolik menuju kesistem hidrolik. Bila dibandingkan dengan sistem terbuka, sistem ini lebih menghasilkan gerakan yang sangat stabil dan terhindar dari turunnya gerak kerja akibat tidak tercapainya tekanan dari minyak hidrolik sewaktu terjadinya perpindahan gerakan.

Sistem kerja hidrolik yang cukup rumit ini tentunya memerlukan perawatan yang tidak sederhana sehingga harus dilakukan oleh bengkel industri terbaik seperti Sahl Engineering. Bengkel industri yang bekerja dalam wilayah Jababeka, Cikarang dan Bekasi ini selain melayani service sistem hidrolik juga melayani

  • Fabrikasi pembuatan platform machine
  • Fabrikasi pembuatan cylinder/housing piston,
  • Fabrikasi shaft komponen untuk industri
  • Mmachinery service
  • Industrial automation & programing logic control (PLC)
  • Desain dan pembuatan dies, jig juga fixture.

Anda tidak akan kecewa jika menyerahkan perawatan sistem hidrolik mesin perusahaan Anda pada Sahl Engineering.

Bagikan Info ini:
Share

Leave a Reply